Minggu, 13 April 2014

Pipa Kapiler

Pipa kapiler dan Fungsinya
Pipa kapiler adalah suatu pipa pada mesin pendingin baik itu Air conditioner,kulkas dll. Pipa kapiler ini adalah pipa yang paling kecil jika di banding dengan pipa lainnya, untuk pipa kapiler suatu frezzer atau dispenser berukuran 0,26" s/d 0,31" sedangkan untuk pipa kapiler AC 1/2 s/d 2 pk adalah 0,5" s/d 0,7".

Kerusakan pada pipa kapiler di mesin pendingin ini biasanya di sebabkan karena pipa kapiler ini mengalami kebuntuan akibat kotoran yang masuk dan juga oli. Gas Refrigerant yang keluar dari kompresor telah menjadi gas yang bertekanan kemudian mengalir melalu pipa-pipa kondensor (out door) dan melewati proses penyaringan yang biasa di sebut Drier strainer setelah itu baru menuju pipa kapiler. panjang pipa kapiler yang di butuhkan pada mesin pendingin ialah 80 - 100 cm.

penempatan pipa kapiler ini biasanya di gulung untuk menghemat tempat dengan menggunakan mal kapasitor bekas agar tidak penyek (di gulung melingkar). Pipa kapiler berfungsi sebagai alat untuk menurunkan tekanan, merubah bentuk dari gas menjadi bentuk cairan dan mengatur cairan refrigerant yang berasal dari pipa pipa kondensor. Sebelum gas refrigerant masuk melewati pipa kapiler terlebih dahulu harus melalui alat yang di sebut drien strainer yaitu saringan gas yang sudah terpasang dari pabrikan mesin pendingin. Fungsi dari drier stariner ialah menyaring dan menerap debu yang akan masuk ke ruang pipa kapiler dan ke jalur pipa yang menuju evaporator indoor. Pipa kapiler ini hukumnya WAJIB bukan SUNNAH bila pada saat penggantian kompresor  karena beberapa kali hasil survey bila tidak di ganti tetap akan mengalami kebuntuan kecuali anda mau melakukan pengerjaan Flushing dengan bantuan R11.
Cara mengganti pipa kapiler kulkas
Beberapa penyebab kerusakan kulkas adalah salah satunya pipa kapiler mampet/buntu pada pipa kapiler nya.ukuran pipa kapiler kulkas adalah 0,26″ – 0,30″ sangat kecil sekali sehingga apabila terdapat kotoran/ oli kompresor yang terjebak ke dalam pipa tsb dapat mengakibatkan kebuntuan pada mesin pendingin ini, sehingga kulkas tidak bisa dingin.
Untuk memperbaiki kulkas dalam hal ini sangat perlu kesabaran dan ke hati-hatian dalam pengerjaanya karena walaupun pipa kapiler sudah di ganti dengan yang baru namun bila salah dalam pengisian freon kulkas juga bisa menyebabkan pipa kapiler ini akan mampet kembali, Bila terjadi kebuntuan pada pipa kapiler dapat di atasi dengan cara flushing Pipa kapiler kulas, fushing ini umum di lakukan untuk membersihkan jalur sirkuit pada mesin pendingin seperti AC, KULKAS Dll.
Cara penggantian pipa kapiler kulkas memang sangat sulit di lakukan bagi yang belum tahu, Banyak sekali orang yang tahu tapi jarang mau memberi tahu, tapi kalao sudah tahu sih sebenarnya mudah sekali karena posisi/penempatan pipa kapiler kulkas ini ngumpet di dalam body kulkas.
Langkah penggantian pipa kapiler kulkas
  • Buka cover kulkas depan
  • Lepaskan dengan alat las pipa pipa yang terhubung ke evaporator kulkas
  • Bersihkan evaporator kulkas dengan cara di flushing
  • Bersihkan jalur pipa-pipa lainnya
  • Buat lubang pada belakang body kulkas *pojok atas kiri* dengan alat bor
  • Siapkan pipa kapiler yang baru, panjang sesuaikan dengan tinggi kulkas
  • Masukan ujung pipa kapiler *atas* ke lubang tsb
  • Sambung dengan las pipa kapiler yang baru pada evaporator kulkas
  • Tarik ujung pipa kapiler *bawah* nya dan sambung ke filter kulkas
  • Setelah semua pipa sudah terpasang lakukan pemakuman kulkas
  • Kemudian di lanjut dengan Pengisian Freon kulkas

Tips mencari terminal SCR pada kompresor

Pada kompresor AC terdiri dari dua bagian utama yaitu STATOR dan ROTOR, Bagian STATOR adalah bagian yang diam(tidak berputar) yang terdiri dari sejumlah lillitan/gulungan kawat tembaga yang membentuk kumparan. Pada kumparan Stator terdapat dua lilitan yaitu lilitan primer dan lilitan sekunder. Perbedaan lilitan primer dan lilitan sekunder adalah: pada lilitan primer ini memiliki diameter kawat yang lebih besar dan jumlah lilitannya sedikit, selanjutnya di sebut sebagai R (running), sedangkan lilitan sekunder memiliki diameter kawat lebih kecil dengan jumlah lilitan yang banyak, dan disebut sebagai S (starting), dan terminal penghubung di sebut sebagai C (common). di antara kedua lilitan itu manakah yang paling besar tahanannya..?tentunya lilitan sekunder karena yang mempunyai lilitan lebih banyak, tahanannya akan bernilai besar. Bagian ROTOR adalah bagian yang bergerak / berputar yang terdiri dari kumpulan plat logam yang membentuk slinder dan di bagian tengahnya terdapat AS untuk menggerakan komponen kompresor.
Pada unit kompresor biasanya terdapat 3 buah terminal yaitu:
    1. Starting
    2. Common
    3. Running

untuk mengetahui letak ketiganya sangat mudah karena pada tutup terminal kompresor biasanya tertulis kode SCR, tetapi tidak semuanya unit kompresor di beri kode SCR ada juga yang belum di kasih kode *operator nya lupa kasih kode* dan di tabung kompresor di label WARNING kira-kira begini bunyinya "Pastikan dengan benar letak terminal SCR sebelum memasang kompresor", karena bila salah dalam memasang socket pada terminal SCR mengakibatkan putaran motor kompresor menjadi terbalik dan dapat membuat kompresor macet/rusak *walahhh kompresor baru matii gara2 hal kecil doankk* Jika pada penutup kompresor tidak terdapat kode Terminal SCR terpaksa Anda harus mencarinya sendiri, Naah ini ada Sedikit tips ringan dari Saya untuk mencari letak Terminal SCR pada kompresor mudah-mudahan bisa membantu nihh.

1. Siapkan alat ukur Multi tester atau tang ampere (beserta pin pengukurnya)
2. Atur skala tang ampere atau multi tester pada skala x 10 Ω.
3. Buat sketsa segitiga, anggap saja Terminal SCR adalah titik X,Y,Z, ini dilakukan karena kita belum tahu pasti titik S,C,R secara pasti
 
4. Ukur tahanan atau resistansi antara terminal X,Y dan Z., Ukurlah resistansi antara (X-Y),(X-Z) dan (Y-Z), kemudian catat nilai resistansinya misalnya Nilai nya X-Y 50Ω, X-Z

10Ω, Y-Z 60Ω hasil tahanan terbesar adalah kombinasi lilitan primer dan lilitan sekunder, dan Tahanan terkecil merupakan kombinasi lilitan primer dan terminal penghubung. - Garis Y-Z adalah tahanan terbesar, dan dapat dipastikan titik X adalah terminal penghubung yaitu C(Common) - Garis X-Z adalah tahanan terkecil, dan dapat dipastikan titik Y adalah terminal sekunder yaitu S(Starting) dan titik Z terminal utama yaitu R (running) Titik X = terminal C (common), Y = terminal S (starting) dan Z = terminal R (running) Terminal SCR pada kompresor sudah ditemukan sekarang tinggal menyambung socket yang terhubung ke Aliran listrik guna menghidupkan Compressor AC dan memastikan unit compressor AC yang baru di beli dalam kondisi bagus sebelum terpasang pada kondensor AC karena bila sudah terpasang/di las pada kondensor dan ternyata kompresor baru itu kondisinya tidak bagus maka kita tidak dapat menukarnya kembali ke toko. "kompresor yang sudah di las tidak dapat di tukar dengan yang baru"

Jumat, 11 April 2014

Memvakum Kompresor Tanpa Alat Vakum

Pada prinsipnya freon yang akan dimasukan, kompresor harus dalam keadaan hampa dari udara. untuk menghampakan ruang kompresor hendaknya kompresor harus divakum lebih dahulu, Masalahnya mesim vakum ga' ada mas............! memangsih pada prinsipnya menggunakan mesin vakum lebih cepat untuk mendapatkan tekanan dibawah 0 s/d -30psi.
tapi tidak perlu cemas, masih ada ko' cara memvakum kompresor tanpa harus menggunakan mesin vakum. caranya yaitu dari pipa streainer/saringan.
Alat-alat yang di butuhkan adalah sebagai berikut :
  1. Tang Ampere
  2. Manifold Gauge
  3. Mesin Las Hi-Cook
  4. Methyl (cairan pembersih)
  5. Freon/Refrigerant R134a 
  6. pipa kapiler
Prakteknya...........?

  1. Pasang pentil dengan cara mengelas pada pipa untuk pengisian Freon yang terdapat pada kompresor.Ingat....! sebelum pentil dilas lepas dulu karet penekan pada pendil, klu tidak sil pada pentil akan terbakar karena panas
  2. Setelah pentil terpasang, potong pipa pendek yang terdapat pada saringan/strainer yang biasanya juga sudah dibuntukan dari pabrik pembuatan kulkas, dan setelah pipa dipotong pasang pipa kapiler pada pipa yang telah dipotong tadi. guna pemasangan pipa kapiler agar lubang pipa tekan lebih kecil dari pada pipa hisap (pentil pengisian freon)
  3. setelah pipa kapiler terpasang, pasang selang manifol warna biru pada pentil pengisian freon dan keran manifold harus dalam keadaan tertutup. jangan lupa memasang penekan pentil yang dilepas tadi.
  4. ambil wadah kecil sebagai tempat methyl bisa juga menggunakan tutup botol AQUA, dan isi botol aqua tersebut denngan methyl.


  5. hidupkan kompresor kulkas dan pang tang amper pada salah satu kabel yang menuju overload dan dari pipa kapiler yg dibuat tadi akan mengeluarkan tekanan angin yang kencang, setelah angin keluar tidak kencang lagi letakan wadah yang berisi cairan methyl tadi pada ujung pipa dimana keluarnya angin guna untuk mengetahui masih ada atau tidaknya gelembung udara yang keluar. Catatan: untuk mengetahui gelembung udara tidak boleh menggunakan cairan lain, contoh air.


  6. setelah kurang lebih 35menit biasanya gelembung udara sudah hilang dan jarum pada manifold menunjukan angka di bawah 0s/d-30psi. kalau dalam waktu tersubut gelembung masih ada dan tekanan belum mencapai -20s/d-30psi berarti masih ada kebocoran pada pipa hisap dan mungkin pada lasan di pentil.


  7. Setelah angka sudah menunjukan angka di bawah -20s/d-30 dan gelembung sudah benar-benar hilang, cepit pipa tempat keluarnya gelembung tadi dengan tang dan las mati hingga benar-benar buntu.
    pemakuman pun selesai dan tinggal langkah selanjutnya yaitu pengisian freon yang akan Saya bahas di posting berikutnya..
Selamat mencoba, timbulkan keyakinan. orang lain bisa kenapa kita tidak.........?

Teori Dasar Kulkas

 Sistem kerja lemari es dimulai dari bagian kompresor sebagai jantung kulkas yang berfungsi sebagai tenaga penggerak. Pada saat dialiri listrik, motor kompresor akan berputar dan memberikan tekanan pada bahan pendingin. Bahan pendingin yang berwujud gas apabila diberi tekanan akan menjadi gas yang bertekanan dan bersuhu tinggi. Dengan wujud seperti itu, memungkinkan refrigerant mengalir menuju kondensor. Dan disaring oleh Dryer / Filter. Pada titik kondensasi, gas tersebut akan mengembun dan kembali menjadi wujud cair, Refrigerant cair bertekanan tinggi akan terdorong menuju pipa kapiler. Dengan begitu refrigerant akan naik ke evaporator akibat tekanan kapilaritas yang dimiliki oleh pipa kapiler. Saat berada di dalam evaporator, refrigerant cair akan menguap dan wujudnya kembali menjadi gas yang memiliki tekanan dan suhu yang sangat rendah. Akibatnya, udara yang berada di sekitar evaporator menjadi bersuhu rendah dan akhirnya terkondensasi menjadi wujud cair. Pada kondisi yang berulang memungkinkan udara tersebut membeku menjadi butiran-butiran es. Hal tersebut terjadi pada benda atau air yang sengaja diletakkan di sekitar evaporator.



Kompresor
  • Kompresor merupakan bagian terpenting di dalam kulkas . Apabila di analogikan dengan tubuh manusia, kompresor sama dengan jantung yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh begitu juga dengan kompresor. Kompresor berfungsi memompa bahan pendingin keseluruh bagian kulkas .
  • Berfungsi untuk menaikkan temperatur kondensasi gas refrigerant dengan cara menaikkan tekanan gas refrigerant yang masuk dari evaporator.
Kondensor
  • Kondensor adalah alat penukar kalor untuk mengubah wujud gas bahan pendingin pada suhu dan tekanan tinggi menjadi wujud cair. Jenis kondensor yang banyak digunakan pada teknologi kulkas saat ini adalah kondensor dengan pendingin udara. Yang digunakan pada sistem refrigrasi kulkas kecil maupun sedang. Kondensor seperti ini memiliki bentuk yang sederhana dan tidak memerlukan perawatan khusus. Saat lemari es bekerja kondensor akan terasa hangat bila dipegang.
  •  

Gas refrigerant panas bertekanan dan bertemperatur tinggi yang masuk dari Kompresor akan keluar sebagai cairan refrigerant bertekanan dan temperatur tinggi
Filter / Dryer
Filter ( saringan ) berguna menyaring kotoran yang mungkin terbawa aliran bahan pendingin yang keluar setelah melakukan serkulasi agar tidak masuk kedalam pipa kapiler dan kompresor. Selain itu , bahan pendingan yang akan disalurkan pada proses berikutnya lebih bersih sehingga dapat menyerap kalor lebih maksimal.

Pipa Kapiler
Pipa kapiler berfungsi sebagai alat untuk menurunkan tekanan, merubah bentuk dari gas menjadi bentuk cairan dan mengatur banyaknya cairan refrigerant yang berasal dari  pipa kondensor untuk diuapkan di evaporator.


Evaporator

Evaporator berfungsi menyerap panas dari benda yang di masukkan kedalam kulkas, kemudian evaporator menguapkan bahan pendingin untuk melawan panas dan mendinginkannya. Sesuai fungsinya evaporator adalah alat penguap bahan pendingin agar efektif dalam menyerap panas dan menguapkan bahan pendingin, evaporator di buat dari bahan logam anti karat, yaitu tembaga dan almunium.
Thermostat

Thermostat memiliki banyak sebutan antara lain temperatur kontrol dan cool control. Apapun sebutannya, thermostat berfungsi mengatur kerja kompresor secara otomatis bedasarkan batasan suhu pada setiap bagian kulkas. Bisa dikatakan, thermostat adalah saklar otomatis berdasarkan pengaturan suhu. Jika suhau evaperator sesuai dengan pengatur suhu thermostat, secara otomatis thermostat akan memutuskan listrik ke kompresor.
Heater (hanya terdapat di kulkas 2 pintu)

Hampir keseluruan kulkas nofrost dan sebagian kecil kulkas defrost dilengkapi dengan pemanas (heater). Pemanas berfungsi mencairkan bunga es yang terdapat di evapurator . Selain itu pemanas dapat mencegah terjadinya penimbunan bunga es pada bagian rak es dan rak penyimpan buah di bawah rak es.
Fan motor
Fan motor atau kipas angin berguna untuk menghembuskan angin . Pada kulkas ada dua jenis fan:
  1. Fan motor evaporator (hanya terdapat di kulkas 2 pintu)
    Berfungsi menghembuskan udara dingin dari evaporator keseluruh bagian rak ( rak es , sayur ,dan buah ).
  2. Fan motor kondensor
    kipas angin ini diletakkan pada bagian bawah kulkas yang memiliki kondensor yang berukuran kecil yang berfungsi mengisap atau mendorong udara melalui kondensor dan kompresor . Selain itu berfungsi mendinginkan kompresor.
Overload protector (OLP)
Adalah komponen pengaman yang letaknya menyatu dengan terminal kompresor. Cara kerjanya serupa dengan sekering yang dapat menyambung dan memutus arus listrik. Alat ini dapat melindungi komponen kelistrikan dari kerusakan arus akibat arus yang dihasilkan kompresor melebihi acuan arus normal.

Bahan Pendingin (Refrigerant)
Refrigerant adalah zat yang mudah diubah wujudnya dari gas menjadi cair, ataupun sebaliknya. Jenis bahan pendingin sangat beragam. Setiap jenis bahan pendingin memiliki karakteristik yang berbeda.

Memperbaiki Kerusakan Pada Kulkas

Pada umumnya gangguan/kerusakan pada kulkas terjadi di sebabkan oleh
  • Karena terlalu berlebihan dalam pengisian freon
    • karena kekurangan dalam pengisian freon
    • karena kebocoran pada pipa-pipanya
    • karena kebocoran pada kompresor
    • karena konsleting pada spoel motor
Gangguan atau kerusakan terbut di atas di tinjau secara umum saja berdasarkan survey di lapangan bola yang sering terjadi. Mesin kulkas tidak bekerja Kulkas ada yang mengalami kerusakan sehingga tidak bisa bekerja sama sekali meskipun socket kabel sudah di tancapkan pada stopkontak, motor kompresor tidak terdengar gerakannya, jika menjumpai kerusakan yang demikian perlu di teliti dahulu apa penyebabnya. Umumnya jika kulkas tidak bekerja sama sekali walaupun sudah di colokan ke stopkontak PLN biasanya di sebabkan oleh bebarapa faktor:

1. Kabel-kabel ada yang putus Periksa pada sambungan kabel mulai dari bagian stopkontak sampai ke mesin pendingin dan periksa juga pada socket yang menempel pada motor kompresor mungkin socketnya ada yang lepas, kendur atau terbakar.
2. Overload rusak Jika di duga bagian ini yang rusak biasanya tegangan menjadi turun dan hilang sama sekali (tidak ada tegangan yang masuk) ukur dengan menggunakan volt meter apakah sesuai dengan tegangan yang di butuhkan mesin pendingin.
3. Starting, kontak relay terbuka Jika relay kontak terus membuka aehingga arus tidak bisa berhubungan yang akibatanya motor listrik (kompresor) tidak mendapatkan tenaga dan tetap mati.

Flushing

AC/kulkas yang pernah mengalami kebocoran di pipa-pipa atau evaporator biasanya akan menyebabkan oli pada kompresor naik ke jalur pipa dan mengendap pada evaporator juga pada pipa, endapan oli inilah yang mengakibatkan sirkulasi freon menjadi tidak lancar walaupun kebocorannya sudah dapat teratasi, AC/kulkas tidak akan dapat mencapai suhu yg normal , ada cara untuk mengembalikan AC/kulkas kembali normal seperti baru yaitu dengan cara di Flushing bagaimana cara mengatasi Ac/kulkas tersumbat?? sebelum kita memvonis AC/kulkas tersumbat terlebih dahulu kita kenali dulu gejala-gejala yang timbul akibat tersumbat.
1. Ukur dengan Manifold gauge, jarum pada manifold tidak stabil (kadang naik turun)
2. Terdengar suara berisik (suara desiran air)pada evaporator bila terdapat gejala tsb segera service AC/Kulkas tersebut karena bila di biarkan akan mengakibatkan kompresor rusak.  
Cara Flushing Mengatasi AC/kulkas tersumbat
Cara Flushing Kompresor- pasang manifold, selang kuning pada pipa yang akan di flushing atau pada pipa pengisian freon yg terdapat pada kompresor biasanya yg sering tersumbat pipa kapiler(pipa kecil). hubungkan selang warna biru pada tabung freon Gunakan freon R11 untuk mengangkat oli ataupun kotoran yang mengendap pada jalur pipa, pasang selan warna merah pada tabung freon R22/R134a, buka tabung R11 dan kran (terbuka penuh) agar R11 dapat mengalir ke dalam pipa, setelah R11 masuk kedalam pipa tutup kembali kran dan tabung R11, lanjutkan dengan membuka tabung freon R22 dan kran selang warna merah untuk mendorong R11, tutup dengan tangan pada pipa besar tekan dengan kuat sampai bertekanan tinggi kemudian lepas dan tutup lagi, oli akan larut dengan R11 (lakukan berulang-ulang hingga tidak ada sisa freon R11). lakukan cara tsb sampai benar-benar tidak ada lagi oli pada jalur pipa. dan kemudian isi freon kembali sesuai prosedur.

Kelistrikan Kulkas

Kali ini Kelistrikan Kulkas (Refrigerator Electrical) kita akan membahas tentang cara kerja rangkaian kelistrikan pada sebuah refrigerator dengan kontrol defrost otomatis (automatic defrost control). Refrigerator yang dibahas disini adalah jenis aplikasi yang umum ditemukan di rumah tangga (domestic refrigerator).

Overview
Refrigerator adalah suatu alat/mesin yang berfungsi untuk menyimpan makanan sehingga makanan menjadi lebih awet dan segar.


Kenapa makanan yang disimpan dalam refrigerator bisa lebih tahan lama dibandingkan dengan ditempatkan di udara terbuka?
Penyebab tidak tahan lamanya makanan adalah terdapatnya bakteri pembusuk dalam makanan tersebut, dalam kondisi udara terbuka (temperatur ruang tinggi, misalnya 30°C) perkembangbiakan bakteri terjadi sangat cepat akibatnya makanan menjadi cepat busuk. Berdasarkan penelitian perkembangbiakan ini bisa dihambat (diperlambat) jika temperatur ruang diturunkan. Perkembangbiakan bakteri yang signifikan ini ternyata ketika temperatur ruang diturunkan dibawah 10°C menjadi sangat lambat. Dengan demikian proses pembusukan makanan dapat diperlambat juga.
Maka dibuatlah suatu alat yang berfungsi untuk menjaga/ mengkondisikan temperatur untuk menjaga makanan  tersebut sehingga bisa bertahan lebih lama. Alat tersebut dinamakan "refrigerator" atau kita mengenalnya sebagai kulkas.


Bagaimana refrigerator bisa menjaga temperatur yang kita inginkan?
Sebuah alat yang dinamakan thermostat, bekerja untuk mengontrol temperatur dalam ruang yang didinginkan.
Thermostat akan menjaga temperatur dalam batasan yang telah ditentukan (di-setting).
Anda pernah melihat tombol pengatur di dalam refrigerator dengan tanda 1-2-3 dst, high-medium-low, warm-cool-coldest, ataupun tanda lainnya untuk menyatakan level temperatur? Itulah yang dinamakan thermostat.


Ada refrigerator dengan 2 ruang yang berbeda, apakah fungsi masing-masing ruangan tersebut?
Itu adalah refrigerator no-frost (frost free). Refrigerator/kulkas 2 pintu kalau secara umumnya disebut seperti itu.
Pada refrigerator jenis ini terdapat dua kategori temperatur ruang yang berbeda yaitu:
1. Ruang Freezer: untuk membekukan makanan dengan range temperaturnya dari 0°C s/d -25°C (umumnya ditempatkan dibagian atas /pintu atas)
2. Ruang Refrigerator: untuk menyimpan makanan dalam waktu beberapa hari saja dengan range temperaturnya dari +2°C s/d +10°C (umumnya ditempatkan di bagian bawah).


Untuk menjaga temperatur di masing-masing ruang maka diperlukan suatu rangkaian kelistrikan yang bisa mengontrol kerja kompresor dan juga mengatur proses pencairan bunga es.
Dibawah ini adalah salah satu contoh rangkaian pengontrol sebuah refrigerator yang umum digunakan banyak manufaktur.
                                              


Sebelum kita membahas cara kerjanya, disini akan saya jelaskan dulu masing masing komponennya:
  1. Thermostat: Ada dua cara pemasangan thermostat, dipasang dibagian freezer atau dipasang dibagian refrigerator. Jika thermostat yang memiliki sebuah kontak listrik dipasang dibagian freezer untuk mengontrol kerja kompresor maka untuk mengontrol temperatur ruangan refrigerator digunakan mechanical thermostat yang mengontrol buka tutupnya saluran udara dingin dari bagian freezer yang masuk ke ruang refrigerator. 
  2. Defrost Timer: suatu alat yang berfungsi untuk mengatur lamanya kerja kompresor dan mengatur proses pencairan bunga es di Evaporator (defrost cycle). Kompresor diatur umumnya bekerja sekitar 6 jam setelah itu harus dilakukan pencairan bunga es yang menggumpal di Evaporator dan bak penampung air yang terdapat dibawahnya. Lamanya proses defrost tergantung ketebalan es di Evaporator, semakin tebal semakin lama. 
  3. Defrost Thermo: Suatu alat yang berfungsi untuk mendeteksi temperatur di sekitar Evaporator sehingga bisa mengatur apakah proses pencairan es perlu dilakukan atau tidak. Alat ini juga berfungsi untuk menghentikan proses defrost apabila temperatur evaporator sudah terdeteksi diatas 0°C. Umumnya sekitar 4°C. Tergantung peletakan dari Defrost Thermo itu sendiri.
  4. Plate Heater: berfungsi untuk mencairkan es di bagian penampung air selama proses defrost.
  5. Defrost Heater: adalah pemanas utama yang berfungsi untuk mencairkan es yang ada di Evaporator.Ukuran heater ini sekitar 120-150Watt.
  6. Thermo Fuse: Apabila Defrost Thermo mengalami kerusakan. Misalnya tidak mau memutus pada temperatur yang telah ditetapkan maka Defrost Heater akan terus memanaskan ruangan sekitar Evaporator. Akibatnya temperatur di ruangan Evaporator akan naik terus dan jika dibiarkan akan sangat berbahaya, selain heater bisa rusak, juga interior dari kulkas tesebut kemungkinan besar akan meleleh karena pemanasan yang tidak terkontrol tersebut. Thermo Fuse akan putus jika temperaturnya mencapai 72°C (beberapa manufaktur ada yang membatasi sampai 70 atau 71°C).
  7. Kompresor Motor: berfungsi untuk menggerakkan Kompresor sehingga refrigeran bisa bersirkulasi.
  8. Thermal Overload Protector: Mencegah terbakarnya Motor Kompresor yang diakibatkan oleh panas yang berlebihan.
  9. PTC Starter: Salah satu jenis starter yang digunakan saat Kompresor mulai bekerja.
  10. SC (Starting Capacitor): Kapasitor yang berfungsi untuk menambah torsi  pada saat Kompresor mulai bekerja.
  11. RC (Running Capacitor): fungsi utamanya untuk menggeser sudut fase, dan memanfaatkan kumparan bantu sehingga Kompresor bekerja lebih effisien.
  12. Evaporator Fan Motor: Berfungsi untuk mensirkulasikan udara dalam ruangan.
  13. Freezer Door Switch: Sebuah saklar yang dipasang di bagian pintu Freezer, berfungsi untuk mematikan kipas saat pintu dibuka, sehingga bisa mengurangi keluarnya udara dingin dari ruangan freezer.
  14. Refrigerator Door Switch: Sebuah saklar yang dipasang di bagian pintu Refrigerator, berfungsi untuk mematikan kipas evaporator saat pintu dibuka, sehingga bisa mengurangi keluarnya udara dingin dari ruangan refrigerator.Selain itu saklar ini juga berfungsi untuk menghidupkan lampu penerangan dalam ruang refrigerator.