Tampilkan postingan dengan label ac split. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ac split. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Mei 2014

SERVICE COLD STORAGE / COLD ROOM DI SOLO

Service Cold storage di SOLO

CV. MAJU TAK GENTAR
Jl. Ledoksari Kidul 37   Jebres - Solo
hotline : 08777 08222 57

kami  perusahaan jasa  teknik pendingin yang melayani service perbaikan alat rumah tangga kantor pertokoan gedung dan pabrik

sedikit saran dari kami..

  Perawatan Rutin/Maintenance:Perlunya Perawatan Rutin Sangat Mempengaruhi Umur Dan Kinerja Semua Unit Mesin  Pendingin, 

Dimana Siklus Udara Yang Dibutuhkan Untuk Coil Condensor Dan Juga Coil Evapoartor Sangat Mempengaruhi Kinerja Compressor Dan 

Hal sepeleh disebabkan oleh kelalaian /Lupa Membersihkan secara Rutin Mengakibatkan Compressor Pendingin Tersebut Fatal/Rusak,

 Kemudian Akan Ber Efek ke Produksi ataupun Bisnis Anda Yang Sangat Membutuhkan Ataupun Mengandalkan Mesin Pendingin ataupun pembekuan bahan dari  Perusaahaan ,Swalayan,Restaurant,...

kami menerima service

cold storage

cold storage 

cold storage 

cold storage

      AC   Central

      AC SPLIT DUCT 

     AC CASETTE

     Ac celling

     Ac spilt

     Ac standing floor   

     Cold Storage

     Blast freezer / ABF  

     Freezer

     Chiller

      ICE MAKER  

      COOLING TOWER  

      OVER  HAULE.compresor berbagai tipe

contoh hasil rakit cold room / cold storage pada suhu -20 dan +5 celcius














 

Minggu, 13 April 2014

Pipa Kapiler

Pipa kapiler dan Fungsinya
Pipa kapiler adalah suatu pipa pada mesin pendingin baik itu Air conditioner,kulkas dll. Pipa kapiler ini adalah pipa yang paling kecil jika di banding dengan pipa lainnya, untuk pipa kapiler suatu frezzer atau dispenser berukuran 0,26" s/d 0,31" sedangkan untuk pipa kapiler AC 1/2 s/d 2 pk adalah 0,5" s/d 0,7".

Kerusakan pada pipa kapiler di mesin pendingin ini biasanya di sebabkan karena pipa kapiler ini mengalami kebuntuan akibat kotoran yang masuk dan juga oli. Gas Refrigerant yang keluar dari kompresor telah menjadi gas yang bertekanan kemudian mengalir melalu pipa-pipa kondensor (out door) dan melewati proses penyaringan yang biasa di sebut Drier strainer setelah itu baru menuju pipa kapiler. panjang pipa kapiler yang di butuhkan pada mesin pendingin ialah 80 - 100 cm.

penempatan pipa kapiler ini biasanya di gulung untuk menghemat tempat dengan menggunakan mal kapasitor bekas agar tidak penyek (di gulung melingkar). Pipa kapiler berfungsi sebagai alat untuk menurunkan tekanan, merubah bentuk dari gas menjadi bentuk cairan dan mengatur cairan refrigerant yang berasal dari pipa pipa kondensor. Sebelum gas refrigerant masuk melewati pipa kapiler terlebih dahulu harus melalui alat yang di sebut drien strainer yaitu saringan gas yang sudah terpasang dari pabrikan mesin pendingin. Fungsi dari drier stariner ialah menyaring dan menerap debu yang akan masuk ke ruang pipa kapiler dan ke jalur pipa yang menuju evaporator indoor. Pipa kapiler ini hukumnya WAJIB bukan SUNNAH bila pada saat penggantian kompresor  karena beberapa kali hasil survey bila tidak di ganti tetap akan mengalami kebuntuan kecuali anda mau melakukan pengerjaan Flushing dengan bantuan R11.
Cara mengganti pipa kapiler kulkas
Beberapa penyebab kerusakan kulkas adalah salah satunya pipa kapiler mampet/buntu pada pipa kapiler nya.ukuran pipa kapiler kulkas adalah 0,26″ – 0,30″ sangat kecil sekali sehingga apabila terdapat kotoran/ oli kompresor yang terjebak ke dalam pipa tsb dapat mengakibatkan kebuntuan pada mesin pendingin ini, sehingga kulkas tidak bisa dingin.
Untuk memperbaiki kulkas dalam hal ini sangat perlu kesabaran dan ke hati-hatian dalam pengerjaanya karena walaupun pipa kapiler sudah di ganti dengan yang baru namun bila salah dalam pengisian freon kulkas juga bisa menyebabkan pipa kapiler ini akan mampet kembali, Bila terjadi kebuntuan pada pipa kapiler dapat di atasi dengan cara flushing Pipa kapiler kulas, fushing ini umum di lakukan untuk membersihkan jalur sirkuit pada mesin pendingin seperti AC, KULKAS Dll.
Cara penggantian pipa kapiler kulkas memang sangat sulit di lakukan bagi yang belum tahu, Banyak sekali orang yang tahu tapi jarang mau memberi tahu, tapi kalao sudah tahu sih sebenarnya mudah sekali karena posisi/penempatan pipa kapiler kulkas ini ngumpet di dalam body kulkas.
Langkah penggantian pipa kapiler kulkas
  • Buka cover kulkas depan
  • Lepaskan dengan alat las pipa pipa yang terhubung ke evaporator kulkas
  • Bersihkan evaporator kulkas dengan cara di flushing
  • Bersihkan jalur pipa-pipa lainnya
  • Buat lubang pada belakang body kulkas *pojok atas kiri* dengan alat bor
  • Siapkan pipa kapiler yang baru, panjang sesuaikan dengan tinggi kulkas
  • Masukan ujung pipa kapiler *atas* ke lubang tsb
  • Sambung dengan las pipa kapiler yang baru pada evaporator kulkas
  • Tarik ujung pipa kapiler *bawah* nya dan sambung ke filter kulkas
  • Setelah semua pipa sudah terpasang lakukan pemakuman kulkas
  • Kemudian di lanjut dengan Pengisian Freon kulkas

Tips mencari terminal SCR pada kompresor

Pada kompresor AC terdiri dari dua bagian utama yaitu STATOR dan ROTOR, Bagian STATOR adalah bagian yang diam(tidak berputar) yang terdiri dari sejumlah lillitan/gulungan kawat tembaga yang membentuk kumparan. Pada kumparan Stator terdapat dua lilitan yaitu lilitan primer dan lilitan sekunder. Perbedaan lilitan primer dan lilitan sekunder adalah: pada lilitan primer ini memiliki diameter kawat yang lebih besar dan jumlah lilitannya sedikit, selanjutnya di sebut sebagai R (running), sedangkan lilitan sekunder memiliki diameter kawat lebih kecil dengan jumlah lilitan yang banyak, dan disebut sebagai S (starting), dan terminal penghubung di sebut sebagai C (common). di antara kedua lilitan itu manakah yang paling besar tahanannya..?tentunya lilitan sekunder karena yang mempunyai lilitan lebih banyak, tahanannya akan bernilai besar. Bagian ROTOR adalah bagian yang bergerak / berputar yang terdiri dari kumpulan plat logam yang membentuk slinder dan di bagian tengahnya terdapat AS untuk menggerakan komponen kompresor.
Pada unit kompresor biasanya terdapat 3 buah terminal yaitu:
    1. Starting
    2. Common
    3. Running

untuk mengetahui letak ketiganya sangat mudah karena pada tutup terminal kompresor biasanya tertulis kode SCR, tetapi tidak semuanya unit kompresor di beri kode SCR ada juga yang belum di kasih kode *operator nya lupa kasih kode* dan di tabung kompresor di label WARNING kira-kira begini bunyinya "Pastikan dengan benar letak terminal SCR sebelum memasang kompresor", karena bila salah dalam memasang socket pada terminal SCR mengakibatkan putaran motor kompresor menjadi terbalik dan dapat membuat kompresor macet/rusak *walahhh kompresor baru matii gara2 hal kecil doankk* Jika pada penutup kompresor tidak terdapat kode Terminal SCR terpaksa Anda harus mencarinya sendiri, Naah ini ada Sedikit tips ringan dari Saya untuk mencari letak Terminal SCR pada kompresor mudah-mudahan bisa membantu nihh.

1. Siapkan alat ukur Multi tester atau tang ampere (beserta pin pengukurnya)
2. Atur skala tang ampere atau multi tester pada skala x 10 Ω.
3. Buat sketsa segitiga, anggap saja Terminal SCR adalah titik X,Y,Z, ini dilakukan karena kita belum tahu pasti titik S,C,R secara pasti
 
4. Ukur tahanan atau resistansi antara terminal X,Y dan Z., Ukurlah resistansi antara (X-Y),(X-Z) dan (Y-Z), kemudian catat nilai resistansinya misalnya Nilai nya X-Y 50Ω, X-Z

10Ω, Y-Z 60Ω hasil tahanan terbesar adalah kombinasi lilitan primer dan lilitan sekunder, dan Tahanan terkecil merupakan kombinasi lilitan primer dan terminal penghubung. - Garis Y-Z adalah tahanan terbesar, dan dapat dipastikan titik X adalah terminal penghubung yaitu C(Common) - Garis X-Z adalah tahanan terkecil, dan dapat dipastikan titik Y adalah terminal sekunder yaitu S(Starting) dan titik Z terminal utama yaitu R (running) Titik X = terminal C (common), Y = terminal S (starting) dan Z = terminal R (running) Terminal SCR pada kompresor sudah ditemukan sekarang tinggal menyambung socket yang terhubung ke Aliran listrik guna menghidupkan Compressor AC dan memastikan unit compressor AC yang baru di beli dalam kondisi bagus sebelum terpasang pada kondensor AC karena bila sudah terpasang/di las pada kondensor dan ternyata kompresor baru itu kondisinya tidak bagus maka kita tidak dapat menukarnya kembali ke toko. "kompresor yang sudah di las tidak dapat di tukar dengan yang baru"

Jumat, 11 April 2014

Flushing

AC/kulkas yang pernah mengalami kebocoran di pipa-pipa atau evaporator biasanya akan menyebabkan oli pada kompresor naik ke jalur pipa dan mengendap pada evaporator juga pada pipa, endapan oli inilah yang mengakibatkan sirkulasi freon menjadi tidak lancar walaupun kebocorannya sudah dapat teratasi, AC/kulkas tidak akan dapat mencapai suhu yg normal , ada cara untuk mengembalikan AC/kulkas kembali normal seperti baru yaitu dengan cara di Flushing bagaimana cara mengatasi Ac/kulkas tersumbat?? sebelum kita memvonis AC/kulkas tersumbat terlebih dahulu kita kenali dulu gejala-gejala yang timbul akibat tersumbat.
1. Ukur dengan Manifold gauge, jarum pada manifold tidak stabil (kadang naik turun)
2. Terdengar suara berisik (suara desiran air)pada evaporator bila terdapat gejala tsb segera service AC/Kulkas tersebut karena bila di biarkan akan mengakibatkan kompresor rusak.  
Cara Flushing Mengatasi AC/kulkas tersumbat
Cara Flushing Kompresor- pasang manifold, selang kuning pada pipa yang akan di flushing atau pada pipa pengisian freon yg terdapat pada kompresor biasanya yg sering tersumbat pipa kapiler(pipa kecil). hubungkan selang warna biru pada tabung freon Gunakan freon R11 untuk mengangkat oli ataupun kotoran yang mengendap pada jalur pipa, pasang selan warna merah pada tabung freon R22/R134a, buka tabung R11 dan kran (terbuka penuh) agar R11 dapat mengalir ke dalam pipa, setelah R11 masuk kedalam pipa tutup kembali kran dan tabung R11, lanjutkan dengan membuka tabung freon R22 dan kran selang warna merah untuk mendorong R11, tutup dengan tangan pada pipa besar tekan dengan kuat sampai bertekanan tinggi kemudian lepas dan tutup lagi, oli akan larut dengan R11 (lakukan berulang-ulang hingga tidak ada sisa freon R11). lakukan cara tsb sampai benar-benar tidak ada lagi oli pada jalur pipa. dan kemudian isi freon kembali sesuai prosedur.

Cara Mengetahui Kompresor Yang Bagus

Jika hendak membeli kompresor baru pastikan dahulu lakukan pengetesan di toko atau di rumah, karena bila tidak di test dahulu dan kompresor sudah terpasang/tersambung dengan kondesor dan kondisi kompresor yang baru ternyata kurang memuaskan, kompresor tersebut tidak bisa di kembalikan. *barang yang sudah di beli tidak dapat di tukar* Bagaimana caraya agar kita mengetahui kompresor masih dalam keadaan bagus dan siap pakai..?? Hal pertama yang perlu di lakukan adalah: Ukur ketiga tanahan terminal SCR ke body compressor dengan multi tester skala ohm (Ω) 1x ohm, jika ada tahanan dan jarum bergerak keatas berarti kompresor tersebut sudah jelek *No Good* contact body atau konsleting, jika jarum tidak bergerak saat di hubungkan ke compressor body berarti kompresor dalam kondisi bagus.

Lakukan pengetesan kompresor secara manual sebelum di Las untuk mengetahui seberapa besar tekanan dan hisap nya pada kompresor yaitu dengan cara menekan dengan tangan pada pipa tekan kompresor dan pipa hisap kompresor.  

cara melakukan pengetesan kompresor melalui pipa tekan yaitu pada saat kompresor di hidupkan tekan dengan tangan pada pipa tekan berulang-ulang *buka..tutuup* selanjutnya tutup dengan tangan pada pipa tekan *jangan di lepas* kemudian cabut power kompresor, pada saat kompresor mati tekanan pun hilang namun pada kompresor ini masih terdapat sisa kompresi udara, lepaskan tangan yang menutupi pipa tekan tadi, jika pada saat itu kompresor masih mengeluarkan sisa kompresi udara berarti kompresor masih bagus.
Cara mengetahui pengetesan kompresor melalui pipa hisap yaitu caranya sama dengan pengetesan kompresor pada pipa tekan, hanya perbedaanya pada pipa ini jika pada saat kompresor sudah tercabut dari powernya tangan yang menutupi pipa hisap itu akan terus menempel *terhisap kompresor* Jika di antara kedua hal tersebut di lakukan maka akan terlihat kondisi kompresor itu baik atau bagusnya dan siap di pasang. Tanda jika kompresor tersebut NO Good adalah pipa tekan kompresor pada saat di tutup akan keluar udara pada pipa hisap begitupun sebaliknya jika pada pipa hisap kompresor tertutup dengan tangan dan tangan kita tidak merasakan hisapan yang kuat dari kompresor itu juga bisa menandakan kompresor itu tidak layak di pasang. Jikalau kita sudah mengetahui kondisi kompresor seperti gejala tadi lebih baik jangan di pasang karena hasil pendinginan yang di capai kompresor tidak akan maksimal.

Membuat Alat Vakum Dari Kompresor Bekas

Nich pengalaman Saya waktu alat vakum Saya rusak, mau beli baru takutnya rusak lg dan selain itu hargany lumayan mahal. dari pada beli baru mending buat aj sendiri dan kebetulan ada kompresor bekas yg masih bagus.Alat-alat yg di butuhkan untuk membuat alat vakum ini adalah:
  • Mesin Las
  • kawat las
  • pentil
  • dan kompresor bekas minimal 1/8pk
Apasih guna mesin vakum untuk alat service mesin pendingin?setau saya memakai mesin vakum bs lebih cepat prosesnya di bandingkan vakum Body.
dan kenapa kompresor  harus divakum?
karena klu kompresor yg akan diisi freon tidak divakum terlebih dahulu Evaporator tidak dpt menghasilkan dingin karena msh terdapat zat lain, seperti udara dan partikel2 yg menggagu sirkulasi freon pd sistem. dengan pem-vakuman dapat mengeluarkan udara, partikel, dan zat2 lain yg dapat menggagu sirkulasi pd freon.maaf mas... byk ceritanya ya dr pd prakteknya?
Prakteknya
pertama siapkan dua buah pentil, knp harus dua pentil? krn selain buat vakum juga bisa buat nambah angin sepeda motor, percaya ga'?Las kedua pentil pd setiap pipa yg terdapat pd kompresor, yg satu pd pipa hisap dan yg satu lg pd pipa tekan. bin sala bim.... dah jd vakumnya.terus cr gunainnya gimana?klu untuk mem-vakum,
  1. lepas kepala pentil pd pipa tekan
  2. pasang selang manifold warna kuning pd pipa hisap
  3. pasang selang manifold warna biru pd kompresor yg akan divakum
  4. hidupkan mesin vakum rakitan dan buka keran manifold warna biru.
  5. saat mesin vakum di hidupkan jangan menghidupkan kompresor yg akan di vakum, dan kompresor tidak boleh bocor.
  6. biarkan udara dari kompresor di hisap mesin vakum dan dikeluarkan dari pipa tekan pd mesin vakum
  7. tunggu lebih kurang 30menit untuk mendapatkan hasil vakum yg maksimal antara -20psi s/d -30psi, sambil menunggu hasil pem-vakuman lebih baik nikmati dulu minuman yg disajikan tuan rumah, tp klu minumannya ga' di sediai.. ya beli sendiri...kwk...kwk...kwk...
  8. setelah mendapat hasil yg di inginkan tutup kembali keran manifold dan matikan mesin vakum. selesai dech dan tinggal langkah mengisi freon, jgn lupa lepas selang warna kuning dr mesin fakum dan pindah kan selang tersebut ke tabung freon.

klu untuk memompa ban sepeda motor:
  1. lepas kepala pentil pd pipa hisap
  2. pasang selang pd pipa tekan yg nantinya memompa banl sepeda motor

NB. guna melepas kepala pentil, agar udara dapat keluar dan masuk melalui mesin vakum
selesai dech....semoga bermanfaat....

Kamis, 10 April 2014

Pengecekan Kebocoran (Leak Testing) dalam Sistem Refrigerasi.

Setelah dilakukan proses instalasi / penyambungan pipa antara indoor dan outdoor unit (untuk type split system) ataupun penyambungan seluruh komponen refrigerasinya, langkah selanjutnya adalah proses pengecekan kebocoran instalasi. Yaitu memastikan bahwa sistem refrigerasi tersebut benar-benar terisolasi dari lingkungan sekitarnya.

Sebagian teknisi, melakukan testing kebocoran ini dengan metoda "vacuum" yaitu sistem divakum sampai mendekati absolut vakum yaitu -30inHg atau -1atm dan dibiarkan beberapa waktu. Jika jarum atau angka tidak bergerak dari titik vakum terendah, maka teknisi memastikan bahwa tidak ada kebocoran dalam sistem.
Sebagian lagi menggunakan metoda "pressurize system" yaitu sistem diberi tekanan sampai lebih kurang 10% dari batas tekanan kerja maksimumnya. Media yang digunakan untuk pressurize-nya umumnya menggunakan Nitrogen (N2).

Manakah dari kedua teknik tersebut yg lebih baik?
Tekanan kerja vakum maksimal adalah -1atm (-14.7psig). Jadi jika menggunakan metoda vakum, hanya kebocoran besar yg bisa terdeteksi yaitu kebocoran yang kategori perbedaan tekanan kerja dan lingkungannya relatif kecil.
Jika menggunakan teknik "pressurize system" maka semua range tekanan kerja akan terlampaui sehingga jika tidak terjadi kebocoran dengan metoda ini sudah bisa dipastikan bahwa sistem akan bekerja aman (dipastikan bahwa sistem sudah benar-benar tidak terdapat kebocoran).

Jadi sebenarnya vakum bukanlah menjadi cara terbaik untuk melakukan testing kebocoran. Selain itu juga jika dengan menggunakan teknik vakum, jika terjadi kebocoran, justru udara yang akan masuk ke dalam sistem, yang seharusnya hal ini dihindari untuk mencegah kontaminasi dengan pelumas. Selain itu bisa menyebabkan korosi internal part dari sistem refrigerasi tsb dan juga bisa membuat filter drier mencapai titik saturasi yg jika filter tidak diganti maka mengurangi kemampuan untuk menyerap sisa uap air yg tidak bisa dikeluarkan pada saat proses vakum.

Proses vakum bertujuan untuk mengeluarkan udara dan gas lainnya yg terkandung dalam sistem agar pada saat refrigerant sudah diisi dalam sistem tsb tidak terkontaminasi.

Jadi langkah yang dilakukan sebaiknya seperti ini:
Instalasi pemipaan dan komponen-> flushing (pembersihan jalur sistem refrigerasi)-> pemasangan filter drier -> testing kebocoran dengan Nitrogen -> evacuating/vacuum -> isi refrigerant -> test run -> analisa performa.

Note: untuk sistem yg kompleks proses flushing bisa dilakukan bertahap selama instalasi.

rasio kompresi


Rabu, 09 April 2014

Kenapa Pabrikan (Manufacture) Air Conditioner mensyaratkan panjang minimal instalasi AC split merk-nya dengan panjang tertentu?

Kenapa Pabrikan (Manufacture) Air Conditioner mensyaratkan panjang minimal instalasi AC split merk-nya dengan panjang tertentu?

Seperti kita ketahui, Unit AC Split yang baru sudah terisi dengan refrigerant untuk kemudahan pemasangannya.
Pabrik/Pembuat AC mengisi refrigerant tersebut untuk panjang instalasi yang telah ditetapkan (rata2 untuk panjang instalasi normal 5-7meter).

Pabrikan anak memberikan garansi jika unit diinstalasi dengan panjang instalasi minimal 3 meter dan maksimal 10 meter. Selain itu juga instalasi vertikal ada batasannya. (misalnya seperti itu, untuk lebih detail bisa lihat di panduan instalasi masing2 pabrikan). Diluar panjang instalasi ini, mereka tidak memberikan garansi.

Dengan pre-charge refrigerant yang ada dalam sistem:
Apa efeknya jika instalasi terlalu pendek?
Semakin pendek pipa instalasi, tekanan kerja akan semakin tinggi. Ini mengakibatkan kerja Kompresor bisa lebih berat. Terlihat dari pemakaian arus yang lebih besar, tekanan suction yang tinggi (misalnya 100psig untuk R-22). Ruangan bisa tetap dingin tetapi dengan kondisi seperti ini, umur kompresor akan lebih pendek dibanding kompresor yang bekerja dalam range tekanan kerja yang normal.

Apa efeknya jika instalasi terlalu panjang?
Semakin panjang pipa instalasi, tekanan kerja akan semakin rendah. Ini mengakibatkan kerja Kompresor lebih ringan tetapi pendinginan motor kompresor akan berkurang sehingga Kompresor akan bekerja dalam temperatur motor yang lebih tinggi. Hal ini bisa menyebabkan motor overheating. Selain itu penurunan tekanan kerja dibawah normal akan menyebabkan pembekuan uap air di evaporator dan pipa suction sehingga menghambat proses pendinginan.
Terlihat dari pemakaian arus yang lebih kecil, tekanan suction yang rendah (misalnya 40psig untuk R-22). Ruangan kurang dingin dan dengan kondisi seperti ini, umur kompresor akan lebih pendek dibanding kompresor yang bekerja dalam range tekanan kerja yang normal.

Bagaimana jika saya sebagai teknisi melakukan instalasi panjang pipa dibawah standard? misalnya minimal instalasi 3 meter sementara yang dipasang hanya dengan jarak 1 meter?
Terlepas dari hubungannya dengan garansi, Instalasi yang semakin pendek akan semakin baik (kerugian kapasitas pendinginan akan lebih kecil sehingga sistem akan bekerja lebih efisien).
Yang harus dilakukan adalah mengurangi jumlah refrigerant sampai pada range yang standard. Sehingga kompresor bekerja dalam keadaan normal.

Bagaimana jika dalam keadaan terpaksa, teknisi melakukan instalasi panjang pipa lebih dari standard?
Sebaiknya instalasi tidak melebihi yang dianjurkan pabrik/pembuat. Tetapi jika tidak bisa dihindari, maka hal yang sebaiknya dilakukan adalah:
1. memindahkan expansion device (pipa kapiler) ke bagian dekat dengan indoor unit
2. menaikkan ukuran pipa suction lebih besar satu tingkat diatasnya. Misalnya pipa suction yang seharusnya ukuran 3/8 inch diganti dengan pipa ukuran 1/2 inch.

Hal yang sebaiknya dihindari:
Jika expansion device (pipa kapiler) berada dibagian outdoor unit, hindari menyatukan kedua pipa (keluar dari kondenser menuju evaporator dan pipa kembali dari evaporator menuju kompresor) dalam satu insulasi, karena akan mengurangi kapasitas pendinginan. Usahakan masing2 pipa diinsulasi sendiri.

Kenapa pabrik/pembuat tidak mau memberikan garansi untuk panjang pipa diluar standard mereka?
Tidak semua teknisi mengerti tentang aturan tekanan standard, maka untuk mencegah hal2 yang tidak diinginkan, pabrik membuat panduan instalasi secara general.

Note: Jika anda tidak mengetahui tentang hal2 yang dilarang/tidak diperbolehkan oleh pabrik/pembuat. Ikuti saja aturannya, karena mereka membuat barang melalui experimen2/riset yang teruji.

Selasa, 08 April 2014

tahap-tahap pemasangan ac split


 TAHAP TAHAP PEMASANGAN AC SPILT ADALAH SEBAGAI BERIKUT........
  1. Penempatan indoor unit.. usahakan jangan ada barang barang elektronik dibawahnya menjaga agar barang tesebut tidak kena tetesan air seperti compoter televisi dll
  2. penempatan autdoor unit ditempatkan di ruangan bebas sirkulasi udara jangan sampai angin dari fan nantinya bailk lagi ke unit.
  3. pembuangan air usahakan agak miring mencegah jangan sampai terjadi air tumpah gara gara kotoran nantinya..
  4. pastikan waktu mengembangkan pipa / di flaring jangan sampai pecah.. usahakan pipa sehabis dipotong dikikir ujung nya agar tidak retak atau pecah
  5. pastikan waktu menyambung pipa sambungan nya benar benar kuat / tidak longgar
  6. sesuaikan pipa yang dipakai dengan ukuran nya .. jangan sampai ukuran nya dikurangi contoh ac 1.1/2 pk dipakai ukuran pipa 1 pk. ini akan berakibat fatal bagi kompresor.. dan juga pabrik tidak mau menerima garansi jika terjadi hal demikian..
  7. ukuran kable jangan yang kecil minimal 3 x 2,5 mm.standar pabrik
  8. sambungan power harus kuat dan benar jangan suka di gabungkan dengan power alat yang lain..
  9. pastikan arus listrik / daya listik tempat anda bekerja..kapan perlu bikn satu gruop di panel
  10. vacum sebelum membuka kran freon..
  11. jika pemasangan nya pakai pipa bekas disaankan di flushing dulu..
semoga bermanfaat :)